Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Resensi Novel Dear Nathan Karya Erisca Febriani

Kedatangan beragam tipe jenis novel di tanah air memperlihatkan jika kreasi anak negeri di dunia sastra tidak disangsikan kembali. Bahkan juga, cukup banyak kerap jadi best seller dan difilmkan karena bagus sekali seperti narasi pada resensi novel Dear Nathan berikut ini. 

Resensi Novel Dear Nathan Karya Erisca Febriani
Resensi Novel Dear Nathan Karya Erisca Febriani


Identitas Buku Novel Dear Nathan

Judul: Dear Nathan

Penulis: Erisca Febriani

ISBN: 9786026940148

Format: Paperback

Jumlah halaman: 520 halaman

Tahun terbit: 2016

Penerbit: Best Media

Penyunting buku: Maskur Priatna

Pemeriksa aksara: Rahmia Mn.

Desain Sampul & Penata Isi: Rumah Desain

Genre: Romance, shcool life

Age range: Remaja

Resensi Novel Dear Nathan

Kelompok Info Judul Dear Nathan Penulis Erisca Febriani ISBN 9786026940148 Pola Paperback Jumlah halaman 520 halaman Tahun keluar 2016 Penerbit Best Media Penyunting buku Maskur Priatna Pemeriksa aksara Rahmia Mn. Design Sampul dan Penata Isi Rumah Design Jenis Romance, shcool life

Age kisaran Remaja Resensi Novel Dear Nathan

Sejak informasi Nathan menyenangi seorang wanita menyebar, membuat Dinda yang waktu itu membidiknya berasa tidak terima. Dinda selanjutnya mendekati Salma dan memberikan ancaman supaya menjauhi dari Nathan dan tidak cari perhatian. Salma coba menantang karena tidak sepakat dengan pengakuan Dinda, tetapi dia malah mendapatkan sebuah pukulan di pipi. Nathan selanjutnya tiba dan memberi tatapan geram. Nathan menjelaskan jika dia menyukai Salma dan memberi teror ke Dinda. Karena stress, Dinda menentramkan pemikiran ke diskotik. Ketahui hal tersebut, Nathan selanjutnya mendekati dan merayunya pulang.

Dinda juga berbicara jika sejauh ini habiskan uang berjuta-juta untuk perawatan dan sebagainya untuk membuat Nathan jatuh hati padanya. Lantas, Nathan berbicara jika takdir cewek itu tidak memburu tetapi dikejar. Nathan juga memperjelas supaya Dinda lakukan perawatan bukan buatnya. Dinda sadar dan pada akhirnya jadi diri kita.

Dia juga mohon maaf ke Salma. Dulu saat sebelum mendapatkan teror dari Dinda, Nathan sudah mengutarakan rasa ke Salma tetapi belum mendapatkan jawaban. Satu malam, Nathan ajak Salma nikmati cantiknya Monas. Salma benar-benar kagum dengan pengalaman pertama kalinya ini. Nathan juga minta kejelasan jawaban yang dinantinya sejauh ini. Salma juga berbicara jika dia siap jadi sahabat Nathan. Satu hari, Nathan ajak Salma ke arah tempat di mana Daniel yang disebut saudara kembarnya wafat. Ke-2 nya ialah figur yang bertolak-belakang.

Daniel lebih pandai, pendiam, tenang dan membuat senang ibunya. Berlainan dengan Nathan yang kerap membuat permasalahan. Daniel wafat karena saat SMP sembunyi-sembunyi ikuti Nathan yang tawuran. Daniel mendadak ada saat Nathan dikerubut. Kakak kelasnya salah mengenal Daniel sampai perutnya tertusuk dan wafat. Ibunya makin tidak karuan sampai jadi edan karena kehilangan anak yang paling dicintai. Ibunya juga menyesal sudah melahirkan Nathan karena dalam daya ingatnya cuman ada Daniel semata-mata. Salma dibawa berkunjung ibunya di paviliun dan memperkenalkannya sebagai pacar Nathan. Saat menjalankan satu jalinan tentu tidak terlepas dari persoalan.

Hal yang sama dengan terjadi pada Nathan dengan personalitas gandanya. Ketua OSIS yang menyukai dengan Salma membuat Nathan berprasangka buruk bila Salma menyenanginya. Nathan bersedih walau ibunya sudah ingat dianya, tetapi itu untuk pertama dan akhir kali karena sekarang telah wafat. Pada keadaan semacam ini, Nathan memerlukan kehadiran Salma disisinya. Tetapi, yang terjadi Salma repot dengan acara di sekolah.

Saat ketahui ibu Nathan wafat, Salma selanjutnya bertandang, tetapi Nathan memerintah pulang karena dia berasa dinomor duakan. Esok harinya Salma ingin mohon maaf, tetapi Nathan malah ingin akhiri jalinan mereka. Sembunyi-sembunyi Nathan memandang Salma dari jauh. Ayahnya ingin jual rumah yang penuh masa lalu dengan Daniel dan ibunya. Nathan juga geram besar dan keluar dari rumah bahkan juga tidak masuk sekolah. Dia tinggal dan bekerja di dalam rumah Deni rekan lama waktunya. Ayah Nathan minta Salma menelusurinya.

Salma juga sukses dan coba merayunya pulang. Sesudah pikirkannya, dia putuskan pulang. Ayahnya merengkuh dengan hangat dan keduanya sama-sama maafkan. Saat kembali lagi ke sekolah, Salma akan sebagai wakil sekolah dalam lomba marching band. Salma tidak mendapati kehadiran Nathan dan terima sepucuk surat. Surat itu berisi pengakuan jika Nathan ialah pemilik hati Salma karena itu Tuhan banyak memiliki langkah untuk membikin mereka dekat.

Tapi bila bukan Nathan pemiliknya karena itu Tuhan juga punyai seribu langkah mendapati Salma sama orang lain. Salma juga membalasnya dengan surat jika dia menyukai Nathan. Mereka berdua absen untuk pergi melingkari Jakarta. Pada akhirnya, Salma terima kembali Nathan sebagai kawan akrabnya.

Kelebihan Novel Dear Nathan 

·         Tiap figur dilukiskan mempunyai watak yang kuat.

·         Alur ceritanya bagus karena perselisihan yang didatangkan tersusun secara berurut dan tiap permasalahan sanggup dituntaskan secara baik.

·         Narasi memiliki kandungan beragam nilai kehidupan seperti arti dari sebuah pertemanan, pengorbanan dan maafkan seseorang.

Kekurangan Novel Dear Nathan

·         Diketemukan beberapa pilihan kata yang kurang pas dalam narasi.

·         Masih ditemui banyak salah ketik dan cerita yang berbelit.

·         Ada banyak ketidaksamaan di antara wujud bikin dengan versus novel aslinya di wattpad. Misalnya ialah peralihan nama rekan Salma dan langkah Nathan bicara dengan Salma berlainan karena menggunakan kata panggilan ‘saya-kamu'. 

Kesimpulan

 Contoh resensi novel Dear Nathan ini memberikan sedikit deskripsi narasi. Anda masih tetap disarankan untuk membaca versus selengkapnya supaya ketahui alur cerita dan perselisihan-konflik yang ada dengan detil.